Skip to content
XBerita

XBerita

Media Kolaborasi

cropped-JC.png
Primary Menu
  • Berita
  • Ragam
  • Figur
  • Otomotif
  • Opini
  • Wisata
  • Staycation
Light/Dark Button
XBerita.com
  • Home
  • Pilihan
  • KPK: Modus Tren Suap Sekarang Pakai Emas, Valas, dan Kripto

KPK: Modus Tren Suap Sekarang Pakai Emas, Valas, dan Kripto

Redaksi XBerita 7 Februari 2026 (Last updated: 7 Februari 2026) 0 comments
images

Jakarta, XBerita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya perubahan pola dalam praktik suap dan gratifikasi. Modus pemberian uang tunai mulai bergeser ke barang berukuran kecil namun memiliki nilai tinggi, salah satunya berupa emas.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, temuan tersebut berulang kali muncul dalam berbagai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaga antirasuah.

“Membawanya mudah, ringkas, diberikannya tidak berat. Begitu pun dengan emas, memang betul trennya seperti itu. Beberapa kali kami mendapatkan barang bukti saat tertangkap tangan berupa emas, sehingga kami semakin aware terhadap pola ini,” ujar Asep.

Menurutnya, emas menjadi pilihan karena mudah dipindahtangankan, nilainya stabil, dan tidak mencolok dibandingkan uang dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat aparat penegak hukum harus lebih jeli dalam melacak aliran suap.

Tak hanya emas, KPK juga mulai memberi perhatian khusus pada penggunaan mata uang asing dan aset kripto. Instrumen keuangan modern tersebut dinilai rawan dimanfaatkan untuk menyamarkan praktik korupsi.

“Kami memantau valas dan kripto karena eduanya bernilai tinggi dan bisa dipindahkan dengan cepat. Ini menjadi tantangan baru dalam penindakan,” tambahnya.

KPK menegaskan akan terus memperkuat metode penyelidikan dan pelacakan aset guna menyesuaikan dengan perkembangan modus kejahatan korupsi. Masyarakat juga diimbau untuk ikut melaporkan jika menemukan indikasi pemberian suap dalam bentuk apa pun.

Dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap tren baru ini, KPK berharap upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan lebih efektif dan mampu menutup celah yang dimanfaatkan para pelaku.

Post navigation

Previous: Punya Harta Rp14.387 Triliun tapi Tidak Bahagia, Ini Dia Orangnya
Next: Double Downgrade Moody’s dan MSCI Picu Risiko Krisis Likuiditas dan Moneter

Berita Lainnya

Screenshot_2026-02-17-18-52-59-64_1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Hasil Hisab Kemenag: 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Redaksi XBerita 17 Februari 2026 0
DSC00293

Avenzel Hotel Cibubur Hadirkan Iftar Premium dan Paket Menginap “Ramadan Serenity”

Redaksi XBerita 16 Februari 2026 0
IMG-20260216-WA0023

Promo Ramadhan Iftar Delight 2026 di HARRIS Bekasi

Redaksi XBerita 16 Februari 2026 0

Member of

  • Hasil Hisab Kemenag: 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
  • Avenzel Hotel Cibubur Hadirkan Iftar Premium dan Paket Menginap “Ramadan Serenity”
  • Promo Ramadhan Iftar Delight 2026 di HARRIS Bekasi
  • Ramadan Lights Bersinar di London, Kota dengan Minoritas Muslim 15 Persen
  • Mengapa Hotel Check-In Jam 2 Siang? Ini Penjelasan Lengkapnya

BACA BERITA

Screenshot_2026-02-17-18-52-59-64_1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Hasil Hisab Kemenag: 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Redaksi XBerita 17 Februari 2026 0
DSC00293

Avenzel Hotel Cibubur Hadirkan Iftar Premium dan Paket Menginap “Ramadan Serenity”

Redaksi XBerita 16 Februari 2026 0
IMG-20260216-WA0023

Promo Ramadhan Iftar Delight 2026 di HARRIS Bekasi

Redaksi XBerita 16 Februari 2026 0
Ramadan Lights Bersinar di London, Kota dengan Minoritas Muslim 15 Persen

Ramadan Lights Bersinar di London, Kota dengan Minoritas Muslim 15 Persen

Redaksi XBerita 15 Februari 2026 0
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
© Since 2025 Media XBerita. All Rights Reserved. | ReviewNews by AF themes.