
Tokyo, XBerita – Presiden Prabowo Subianto melanjutkan agenda kunjungan kenegaraan ke Jepang dengan melakukan pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, di Istana Akasaka, Tokyo.
Pertemuan diawali dengan upacara penyambutan resmi yang berlangsung khidmat, termasuk inspeksi pasukan kehormatan serta pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, mencerminkan eratnya hubungan diplomatik Indonesia–Jepang.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari investasi, perdagangan, hingga keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian diplomasi Presiden Prabowo sejak 29 Maret 2026 di Jepang.
Pemerintah Indonesia menyatakan adanya komitmen investasi besar dari Jepang. Tercatat, sejumlah nota kesepahaman (MoU) telah diteken dengan nilai mencapai puluhan triliun rupiah, memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi global yang semakin diperhitungkan.
Selain bertemu PM Takaichi, Presiden Prabowo sebelumnya juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Kaisar Jepang Naruhito, serta berdialog dengan pelaku usaha Jepang guna mendorong kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, Indonesia dan Jepang menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas kawasan serta berkontribusi dalam perdamaian dunia. Kedua negara juga memperkuat kemitraan strategis di bidang energi, infrastruktur digital, dan keamanan maritim.
Kunjungan ini menegaskan posisi Jepang sebagai salah satu mitra utama Indonesia di kawasan Asia, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.





