Oplus_16908288
Jakarta, XBerita – Golden Boutique Hotel menjadi saksi terselenggaranya pagelaran fashion bertajuk Pesona Batik Nusantara pada Minggu, 17 Mei 2026. Acara ini menghadirkan peragaan busana yang memadukan keindahan budaya Indonesia dengan semangat inklusivitas melalui karya-karya penuh makna dari berbagai desainer tanah air.
Salah satu penampilan yang menjadi sorotan dalam acara ini adalah persembahan dari Anggalang by Omar dalam segmen Wajah Pesona Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Anggalang by Omar menghadirkan konsep fashion show inklusif dengan melibatkan anak-anak istimewa atau berkebutuhan khusus bersama anak-anak umum lainnya di atas runway. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa dunia fashion adalah ruang yang terbuka bagi semua, tanpa batas, serta mampu menjadi media untuk membangun rasa percaya diri, keberanian, dan ekspresi diri bagi setiap anak.
Anak-anak inklusif yang turut tampil dalam pagelaran ini merupakan binaan dari Elvira Zahrina selaku Wakil Ketua DPC IWAPI Jakarta Timur sekaligus Dewan Pembina, yang selama ini aktif memberikan dukungan dan ruang pengembangan bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat berkarya, tampil percaya diri, dan memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang, termasuk seni dan fashion.
Mengusung koleksi terbaru bertema “Mutiara dari Timur”, Anggalang by Omar menampilkan ragam busana yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia Timur. Keindahan kain tradisional, detail motif khas nusantara, hingga perpaduan warna-warna tanah dan sentuhan animal print menjadi elemen utama yang memperkuat karakter koleksi ini. Siluet modern yang dipadukan dengan unsur etnik memberikan nuansa elegan sekaligus merepresentasikan keberagaman budaya Indonesia yang kaya dan berkelas.
Melalui karya tersebut, Anggalang by Omar ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, kepada generasi muda sejak dini. Pesan yang diangkat tidak hanya tentang estetika fashion, tetapi juga tentang menumbuhkan rasa bangga terhadap karya lokal serta warisan budaya Indonesia di tengah perkembangan industri fashion modern.
“Saya hanya mencoba berusaha memperkenalkan budaya Indonesia dari Aceh sampai Papua sejak dini, agar anak-anak belajar bangga dengan buatan dan budaya Indonesia,” ungkap Omar.
Acara Pesona Batik Nusantara juga menjadi ajang kolaborasi antara dunia fashion, seni, dan budaya dalam menciptakan ruang kreatif yang positif bagi generasi muda. Dengan hadirnya konsep inklusivitas dalam pagelaran ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa setiap anak memiliki potensi, talenta, dan kesempatan yang sama untuk berkarya dan tampil percaya diri.
Pagelaran ini diharapkan dapat menjadi wadah apresiasi budaya sekaligus memperkuat semangat pelestarian kain dan karya nusantara melalui dunia fashion yang kreatif, modern, dan inklusif, serta mampu membawa budaya Indonesia semakin dikenal dan dicintai oleh generasi masa depan.




