
Tel Aviv, XBerita – Rudal-rudal dari Iran mulai diluncurkan ke arah Israel sebagai tanggapan terhadap serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) pagi tadi. Sirene terdengar di seantero Israel.
Seperti kami kutip dari Jerusalem Post melansir, sebanyak 125 rudal ditembakkan ke Israel oleh Iran selama serangan pertama mereka, dengan 35 rudal memasuki wilayah udara Israel dan sisanya dicegat sebelumnya. Akibatnya, sirene berbunyi di Israel tengah dan utara.
Sebuah rudal menghantam Israel utara, kata sumber Bintang Daud Merah (MDA) kepada Walla, tanpa ada korban luka yang dilaporkan.
Menurut Fire and Rescue, pecahan peluru rudal menghantam gedung 20 lantai dan menembus lantai 17.
Rentetan roket besar diluncurkan ke Israel utara dan Dataran Tinggi Golan pada Sabtu pagi, ketika Iran terus melancarkan serangan salvo terhadap Israel.
Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah semakin memanas.
Breaking News: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Gugur dalam Serangan di Teheran
Gugurnya pemimpin tertinggi Iran mendorong gelombang rudal dan drone balistik ke wilayah Israel sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari, sebagai respons langsung atas serangan udara gabungan yang dilakukan oleh militer Israel dan Amerika Serikat terhadap target di wilayah Iran.
Otoritas Israel melaporkan sirene serangan udara meraung di sejumlah wilayah, termasuk Tel Aviv, Haifa, dan pusat Israel lainnya.
Rudal Iran dilaporkan berhasil menembus pertahanan udara dan menyebabkan ledakan di pusat kota Tel Aviv dan sekitarnya.
Beberapa rudal yang diluncurkan dari wilayah Iran memicu alarm darurat di banyak area pemukiman warga, memaksa penduduk untuk mencari perlindungan di bunker dan shelter bawah tanah.
Laporan awal dari layanan medis Israel menyebut setidaknya satu warga tewas akibat serangan rudal yang menghantam Tel Aviv. Puluhan lainnya mengalami luka, dengan belasan dirawat di rumah sakit karena cedera serius hingga sedang.
Ledakan juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan kebakaran di beberapa distrik, terutama di kawasan Galilea dan Tel Aviv.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan rudal dan drone ini sebagai balasan terhadap serangan udara oleh Israel dan AS, yang menurut Teheran menargetkan fasilitas militer dan sejumlah pejabat tinggi di Iran.
Militer Israel, melalui pernyataan resmi, telah mengerahkan sistem pertahanan udara tingkat tinggi (termasuk Iron Dome) untuk menghadang serangan tersebut.
Konflik ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan yang melibatkan beberapa negara teluk Arab dan basis militer AS di kawasan. Serangan balasan Iran juga dilaporkan mempengaruhi kawasan seperti Gulf States dalam beberapa kejadian terbaru.





